REKONSILIASI DATA HASIL SKD

27 November 2018

Pemerintah terus bekerja untuk merekonsiliasi data yang akan dimasukkan dalam sistem yang telah diarah BKN. Sebelumnya Kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa BKN membutuhkan waktu dalam sepekan untuk memasukkan nama-nama peserta yang lolos dari setiap instansi ke sistem.

Setiap instansi harus memasukkan nama-nama peserta yang lolos lalu BKN akan memasukkan nama mereka ke dalam sistem yang telah disediakan.

Sistem itu juga yang menentukan peseeta yang bisa mengisi formasi lain yang tak sesuai dengan pilihan pertamanya.

Proses inilah yang membutuhkan waktu hingga sepekan, dan Bima juga menuturkan tidak akan ada instansi yang mengumumkan hasil SKD CPNS 2018.

Rekonsiliasi data hasil SKD CPNS 2018 tersebut sedang dilakukan oleh BKN dengan Pemerintah Daerah seluruh Indonesia di Swissbell Hotel Jakarta.

Rekonsiliasi ini dilakukan untuk memastikan kebenaran data hasil ujian SKD, kegiatan ini dilakukan untuk mencegah kerugian dan mendukung hasil yang transparan antara Panselnas dan instansi.

Menurut Fadli selaku Kasubbid Kepangkatan dan Pengadaan Aparatur BKPSDM Kota Pontianak yang hadir dalam Rekonsiliasi data tersebut mengatakan bahwa Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran data hasil SKD, jadi tdk ada satu pun yg akan dirugikan karena prosesnya yg transparan

Lebih lanjut Fadli menjelaskan bahwa Pemerintah telah mengeluarkan Permen PAN RB No 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018, sebagai jalan keluar atas banyaknya peserta yang gugur dalam ujian tes SKD CPNS 2018. Dalam peraturan tersebut tercantum ketentuan peserta untuk mengikuti SKB, sistem rangking hingga mekanisme pengisian formasi kosong di CPNS 2018, jelasnya. (FdL)