KEGIATAN DIKLATPIM IV KOTA PONTIANAK

13 September 2018

Pemahaman terhadap materi pembelajaran akan lebih komprehensif apabila tidak hanya diberikan secara teoritis tetapi juga dikombinasikan secara faktual. Oleh sebab itu peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV diajak untuk melakukan visitasi serta diskusi diskusi menarik atau dinamika kelompok terkait isu isu strategis atau materi pembelajaran, jelas Rita.

Menurut Rita Hastarita selaku Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Aparatur, saat diklatpim IV ini kompetensi yang ingin dibaungun adalah kompetensi dalam kepemimpinan operasional yakni kemampuan membuat perencanaan kegiatan instansi dan memimpin keberhasilan implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut yang keberhasilannya diindikasikan dengan adanya berbagai kemampuan yang ada pada peserta seperti sikap karakter yang berintegritas, mampu membuat perencenaan kegiatan instansi, inovasi, dan sebagainya.

Masih menurut Rita, guna mencapai kompetensi kepemimpinan operasional yang diperlukan oleh seorang pejabat eselon IV yang ideal, struktur kurikulum diklatpim IV ini disusun menjadi lima tahapan pembelajaran. Mulai dari diagnosa kebutuhan perubahan organisasi, kemudian taking ownership dimana peserta diarahkan untuk membangun organizational learning atau kesadaran dan pembelajaran bersama tentang pentingnya reformasi di area organisasi yang bermasalah, ada juga tahapan merancang perubahan dan membangun tim dimana peserta dibekali pengetahuan membuat rancangan perubahan yang komprehensif, selanjutnya ada tahap laboratorium kepemimpinan dan terakhir tahap Evaluasi dimana peserta berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memimpin implementasi proyek perubahan.

Kita doakan agar semua peserta dapat menjalani proses belajar mengajar di diklatpim IV ini dengan baik, sehingga ilmu pengetahuan yang diajarkan nantinya dapat diimplementasikan di tempat kerjanya dengan sebaik baiknya, ujarnya. (FdL)